Tampilkan postingan dengan label Job Search. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Job Search. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Februari 2018

Bagaimana proses seleksi karyawan dilakukan?

Banyak pertanyaan dari mahasiswa tentang proses seleksi karyawan baik yang terkait dengan langkah2x dalam seleksi maupun jangka waktunya.

Dalam tulisan ini saya coba jelaskan secara singkat tentang proses seleksi karyawan yang umum dilakukan oleh perusahaan pada saat mereka membutuhkan karyawan

Saya sisipkan juga infografis proses seleksi yang saya dapat dari internet untuk membantu kalian lebih mudah memahami tulisan saya selanjutnya.

                                         

                                                                 (sumber: google.com)

Kita mulai saja membicarakan tentang proses rekruitment, sebenarnya ada banyak pola proses rekruitment tetapi untuk mempermudah memahaminya, saya ambil proses recruitment yang pola nya mirip gambar infografis yang saya tempelkan di bagian atas dari paragraf ini.

Job specification, biasanya proses rekruitmen dimulai dengan adanya permintaan ke département SDM (Sumber Daya Manusia) dari departemen-departemen yang membutuhkan tenaga kerja tambahan. Permintaan harus menyatakan berapa jumlah yang dibutuhkan, posisi yang lowong, dan deskripsi pekerjaan untuk posisi yang lowong itu.

Source candidate, setelah mendapatkan spesifikasi yang dibutuhkan pihak SDM akan menentukan dari sumber mana kebutuhan itu akan dipenuhi. Secara umum ada 2 sumber yaitu internal dan eksternal. Untuk internal biasanya pengumuman akan diberikan kepada seluruh karyawan yang bekerja di perusahaan bersangkutan. Sedang untuk eksternal, biasanya pihak SDM akan membuat advertisement tentang lowongan kerja melalui media seperti koran, radio, televisi, dsb. Bisa juga melalui social media seperti linkedin, facebook, twitter, dsb. Cara lain adalah dengan menyewa headhunter untuk melakukan seleksi sesuai kebutuhan perusahaan atau menuliskan lowongan di job search engine spt Indeed, JobsDb.com, Jobstreet.com, dsb.

Screening candidate, biasanya setelah cukup banyak jumlah pelamar pekerjaan maka dimulailah proses screening untuk mendapatkan kandidat yang potensial untuk posisi yang ditawarkan. Pada tahap ini, pihak SDM akan melihat resumee dari para pelamar. Secara umum, dari resumee bisa dilihat kecocokan pelamar dengan job specification dari posisi yang ditawarkan. Screening bisa dilakukan dengan melihat pendidikan, pengalaman kerja, dsb.

Check candidate, setelah didapatkan beberapa pelamar yang dianggap berpotensi untuk mengisi lowongan yang tersedia. Pihak SDM biasanya akan melakukan pemeriksaan referensi, untuk mengetahui latar belakang dari para pelamar.

Shortlist candidate, daftar shortlist candidate didapatkan setelah proses checking selesai. Dari daftar itulah pihak SDM akan memanggil pelamar-pelamar yang dianggap berpotensi untuk mengisi lowongan yang ditawarkan.

Interview, proses selanjutnya adalah interview. Para pelamar dalam daftar shortlist candidate akan di interview satu per satu oleh pihak SDM, User dan Top Management. Sebetulnya ini adalah kelanjutan dari proses screening.

Evaluated candidate, interview biasanya dilanjutkan dengan beberapa proses lanjutan seperti aptitude test dan test kesehatan. Setelah proses seleksi diatas diselesaikan, maka mulailah pihak SDM mengevaluasi setiap potensial kandidat yang lulus dalam proses penyeleksian.

Recommendation, bila proses seleksi sudah selesai dan didapat kandidat yang baik. Maka pihak SDM akan merekomendasikan kandidat ini kepada departement yang meminta tambahaban pekerjaan.

Monitoring, setelah departemen yang meminta tambahan tenaga menerima kandidat yang ditawarkan oleh pihak SDM, pihak SDM masih harus mengawasi pegawai baru tadi selama beberapa periode (bisa 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan) yang disebut sebagai "masa percobaan". Tetapi tidak semua perusahaan memakai sistem percobaan karena banyak pula yang begitu diterima bisa langsung menjadi karyawan tetap.

Itulah sekilas tentang proses rekruitment dan seleksi yang umum dijalankan di perusahaan.

Pertanyaan ke dua yang biasanya muncul dari mahasiswa adalah berapa lama proses seleksi itu sendiri?

Nah ini yang sulit untuk saya jawab secara langsung, karena beda perusahaan memiliki beda kebijakan dalam hal rekruitmen dan seleksi.

Pengalaman saya pribadi, ada perusahaan yang dari tahap interview sampai dengan tahap penerimaan hanya butuh waktu 1 minggu. Tetapi ada juga perusahaan yang proses recruitmen dan seleksinya sampai 6-7 bulan. Ada perusahaan yang begitu saya kirim resume untuk melamar lowongan yang ditawarkan sampai diundang interview hanya butuh waktu 2-3 hari, tetapi ada yang saya sudah masukkan resume saya bertahun-tahun lalu (sampai sudah lupa pernah melamar ke tempat itu) baru diundang untuk proses seleksi beberapa bulan yang lalu. Bahkan ada yang lebih aneh lagi, saya merasa tidak pernah melamar ke perusahaan itu, tetapi justru mendapatkan panggilan, setelah saya bertemu dengan SDM managernya saya tambah heran karena ternyata resume yang dia pegang adalah resume saya yang 10 tahun lalu. Tetapi di tempat itu justru saya bekerja sekarang!

Pesan dari saya dalam melamar pekerjaan harus sabar. Kalau memang pekerjaan itu jodoh dengan kalian tidak akan lari juga dia dari kamu. Selamat berkarya. (IHW)



Kamis, 18 Januari 2018

Bagaimana cara mencari lowongan kerja?

Banyak mahasiswa terutama semester terakhir yang sering bertanya-tanya bagaimana caranya mencari lowongan kerja, karena inilah kali pertama mereka harus mandiri untuk menentukan kemana mereka akan bekerja atau berkehidupan sebagai seorang profesional.

Sebetulnya lowongan kerja dapat dicari dengan beberapa cara, misalnya

1.Informasi orang dalam, hal umum apabila perusahaan mau merekruit tenaga kerja baru maka sebelum mereka mencari dari luar, biasanya mereka mencari dari sumber di dalam dulu. HRD biasanya akan mengumumkan lowongan pada karyawan di perusahaan bersangkutan, dengan tujuan agar mereka mau mengajak saudara, rekan atau almamater mereka untuk bekerja di perusahaan ybs. Makanya jangan sungkan - sungkan untuk kontak saudara atau rekan anda yang sudah terlebih dahulu bekerja di sebuah perusahaan yang baik. Siapa tahu ada lowongan untuk anda di sana.

2.Lowongan dari koran, koran seperti kompas atau suara pembaharuan, dll biasanya akan mencantumkan lowongan kerja terutama pada hari-hari tertentu seperti Sabtu dan Minggu. Makanya rajin beli dan baca koran, kalau tidak mau ketinggalan kesempatan untuk mengisi lowongan kerja di perusahaan-perusahaan yang baik.

3.Online Jobsearch, sekarang banyak online job search engine yang memberikan info terbaru terkait lowongan pekerjaan dari berbagai negara (termasuk tentunya indonesia). Salah satu yang saya anggap terbaik adalah Indeed, anda dapat mengakses job search engine ini melalui blog saya letaknya  adalah di kiri atas dari halaman blog. Silahkan mencoba sendiri.

4.Head Hunters, untuk anda yang sudah memiliki pengalaman kerja dan sudah berada pada posisi managerial keatas bisa menggunakan jasa head hunters. Head hunters akan mempertemukan anda sebagai pecari kerja dengan perusahaan yang sedang mencari profesional untuk mengisi posisi di perusahaannya.

5.Kampus, biasanya perusahaan-perusahaan yang membutuhkan tenaga freshman juga akan mendatangi kampus - kampus untuk melakukan rekruitmen secara langsung di kampus. Itulah yang disebut On-Campus Recruitment.

Itulah beberapa sumber untuk mencari lowongan kerja pada saat nanti anda lulus dari bangku kuliah. (IHW)